{"id":1100,"date":"2026-09-02T19:42:09","date_gmt":"2026-09-02T19:42:09","guid":{"rendered":"https:\/\/baksokabayan.id\/article\/?p=1100"},"modified":"2026-09-02T19:42:09","modified_gmt":"2026-09-02T19:42:09","slug":"resep-dadar-gulung-isi-kelapa-cara-mudah-membuat-panganan-tradisional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/baksokabayan.id\/article\/resep-dadar-gulung-isi-kelapa-cara-mudah-membuat-panganan-tradisional\/","title":{"rendered":"Resep Dadar Gulung Isi Kelapa: Cara Mudah Membuat Panganan Tradisional"},"content":{"rendered":"<h1>Resep Dadar Gulung Isi Kelapa: Cara Mudah Membuat Panganan Tradisional<\/h1>\n<p>Dadar Gulung adalah salah satu jajanan tradisional Indonesia yang memiliki cita rasa manis dan tekstur lembut. Dengan isi kelapa parut yang gurih, panganan ini kerap menjadi favorit pada berbagai acara, mulai dari arisan hingga perayaan hari besar. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara mudah membuat Dadar Gulung Isi Kelapa yang sempurna untuk disajikan kepada keluarga dan teman. <\/p>\n<h2>Apa Itu Dadar Gulung?<\/h2>\n<p>Dadar gulung merupakan kue tradisional yang berasal dari Indonesia. Secara harfiah, &#8220;dadar&#8221; berarti omelet dalam Bahasa Indonesia, sedangkan &#8220;gulung&#8221; berarti menggulung. Kue ini terbuat dari adonan tepung yang digulung dengan isi kelapa parut dan gula merah. Umumnya, dadar gulung memiliki warna hijau yang berasal dari daun pandan atau pasta pandan yang memberikan aroma harum khas.<\/p>\n<h2>Bahan-Bahan Untuk Membuat Dadar Gulung Isi Kelapa<\/h2>\n<h3>Bahan Kulit<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>150 gram tepung terigu<\/strong><\/li>\n<li><strong>2 butir telur ayam<\/strong><\/li>\n<li><strong>300 ml santan<\/strong> &#8211; Pilih santan segar untuk hasil terbaik<\/li>\n<li><strong>1\/4 sendok teh garam<\/strong><\/li>\n<li><strong>1 sendok makan pasta pandan<\/strong> &#8211; Sebagai pewarna dan penambah aroma<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Bahan Isi<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>200 gram kelapa parut kasar<\/strong><\/li>\n<li><strong>150 gram gula merah<\/strong> &#8211; Serut halus agar mudah larut<\/li>\n<li><strong>50 ml air<\/strong><\/li>\n<li><strong>1 lembar daun pandan<\/strong> &#8211; Memperkaya aroma<\/li>\n<li><strong>1\/4 sendok teh garam<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<h2>Cara Membuat Dadar Gulung Isi Kelapa<\/h2>\n<h3>Langkah 1: Membuat Isi Kelapa<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Lelehkan Gula Merah:<\/strong> Panaskan air dan gula merah dalam panci. Aduk hingga gula larut sempurna.<\/li>\n<li><strong>Tambahkan Kelapa:<\/strong> Masukkan kelapa parut, garam, dan daun pandan ke dalam larutan gula merah. Aduk rata hingga kelapa terlapisi sempurna.<\/li>\n<li><strong>Masak sampai matang:<\/strong> Aduk terus hingga adonan kelapa agak kering dan kalis. Angkat dan dinginkan.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Langkah 2: Membuat Kulit Dadar<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Kocok Telur dan Santan:<\/strong> Dalam mangkuk besar, campurkan telur, santan, dan garam. Kocok hingga berbusa.<\/li>\n<li><strong>Tambahkan Tepung dan Pasta Pandan:<\/strong> Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sembari diaduk. Tambahkan pasta pandan untuk memberikan warna dan aroma.<\/li>\n<li><strong>Saring Adonan:<\/strong> Saring adonan untuk memastikan tidak ada gumpalan tepung.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Langkah 3: Membuat dan Mengisi Gulungan Omelet<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Panaskan Wajan:<\/strong> Tuang sedikit minyak atau mentega pada wajan anti lengket.<\/li>\n<li><strong>Membuat Kulit Telur Dadar:<\/strong> Tuangkan satu sendok sayur adonan kulit ke dalam wajan, ratakan hingga membentuk lingkaran tipis.<\/li>\n<li><strong>Masak Kulitnya:<\/strong> Masak adonan hingga matang sempurna dan mudah diangkat.<\/li>\n<li><strong>Isi dan Gulung:<\/strong> Letakkan satu sendok makan isi kelapa di tepi kulit dadar. Lipat bagian tepi dan gulung hingga rapat. Ulangi hingga semua adonan habis.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Tips Sukses Membuat Dadar Gulung<\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Gunakan Santan Segar:<\/strong> Santan segar akan memberikan rasa yang lebih gurih dibandingkan santan instan.<\/li>\n<li><strong>Pilih Gula Merah Berkualitas:<\/strong> Kualitas gula merah mempengaruhi aroma dan rasa isi.<\/li>\n<li><strong>Pastikan Kulit Tidak Pecah:<\/strong> Kulitnya jangan terlalu lama dimasak agar lembut dan mudah digulung.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Kenapa Dadar Gulung Jadi Favorit?<\/h2>\n<p>Dadar Gulung memiliki daya tarik tersendiri tidak hanya dari segi rasa, tetapi juga nilai tradisional yang diwakilinya. Makanan ini menyimpan banyak kenangan masa kecil bagi banyak orang dan kerap dihidangkan dalam berbagai acara spesial sebagai simbol keramahan. <\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Dadar Gulung Isi Kelapa adalah pilihan tepat bagi siapa saja yang ingin menikmati kue tradisional yang mudah dibuat di rumah. Dengan bahan yang simpel dan langkah-langkah yang mudah diikuti, Anda dapat merasakan kelezatan kue ini kapan saja. Selamat mencoba dan semoga artikel ini bisa menjadi panduan yang bermanfaat dalam membuat dadar gulung yang tidak hanya<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Resep Dadar Gulung Isi Kelapa: Cara Mudah Membuat Panganan Tradisional Dadar Gulung adalah salah satu jajanan tradisional Indonesia yang memiliki cita rasa manis dan tekstur lembut. Dengan isi kelapa parut yang gurih, panganan ini kerap menjadi favorit pada berbagai acara, mulai dari arisan hingga perayaan hari besar. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara mudah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[609],"class_list":["post-1100","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","tag-resep-dadar-gulung-isi-kelapa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/baksokabayan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1100","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/baksokabayan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/baksokabayan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baksokabayan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baksokabayan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1100"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/baksokabayan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1100\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1102,"href":"https:\/\/baksokabayan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1100\/revisions\/1102"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/baksokabayan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1100"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/baksokabayan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1100"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/baksokabayan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1100"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}